Riddle : Bantuan Udara



Prajurit : Serangan musuh semakin kuat! Meminta bantuan udara secepatnya!

Pilot : Laporan diterima. Sebutkan koordinatnya

Prajurit : -926.629° 164.723°

Pilot : Lokasi ditemukan. Menembakkan misil !

Pilot : Bantuan udara selesai. Ada lagi?
Halo? Pasukan darat mohon responnya segera!

Apa yang terjadi?
Share on Google Plus

About Abang Nur

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

8 comments :

  1. Prajuritnya mati karena di tembak misil sama pilotnya

    ReplyDelete
  2. Prajuritnya mati karena misil yg di tembakan pilot koordinat itu adalah tempat si prajurit berada

    ReplyDelete
  3. mungkin itu musuh udah ada di tempat pasukan, jadi ikutan kena misil kali ya itu pasukan....mungkin

    ReplyDelete
  4. yg dikasih malah letak koordinat prajuritnya, makanya terkena misil.

    ReplyDelete
  5. si prajurit ngasi letak koordinat posisi mereka, jd dikira pilot itu koordinat musuh. alhasil misilnya kena prajurit

    ReplyDelete
  6. Ketika variabel X,Y, dan Z yang selalu kau cari", ketika trigonometri tidak mampu mengukur sudut pandang kita.
    Ketika vektor sudah tidak memiliki besaran dan arah, maka muncul sebuah titik singgung. Dimana kesalahan secara anuitas tersebut yang terkadang tidak menyadarkan diri kita.
    Luput dan kekhilafan mencapai limit tak hingga.
    Bahkan aljabar pun tidak bisa menjabarkan salah perbuatan diri kita.
    Sehingga membentuk deret aritmatika yang berupa rangkaian dosa.

    Oleh karena itu, berdasarkan, modus ponen, modus tollen, dan silogisme, yang dibuat dalam interval waktu yang sesingkat ini, integral maaf menyatakan bahwa mari kita substitusikan semua variabel dosa yang telah terefleksi dalam diri kita dengan niat permohonan maaf sehingga, terekuivalen kefitrian kita dalam akar positif".

    Dan dapat diambil kesimpulan bahwa saya mengucapkan
    تقبل الله منا و منكم
    صيا منا و صيا مكم

    BTW gimana Bandung nur? Enak gak sekolah disana?

    ReplyDelete